Jepang Selidiki Kecelakaan di Bandara Tokyo, Lebih Dari 300 Penerbangan Dibatalkan

Ingetberita.com,Jakarta – Otoritas transportasi Jepang pada Rabu mulai menyelidiki penyebab tabrakan antara pesawat Penjaga Pantai Jepang dan pesawat penumpang Japan Airlines (JAL) di Bandara Haneda Tokyo pada Selasa malam, yang menyebabkan lebih dari 300 pembatalan penerbangan.

Dewan Keselamatan Transportasi Jepang, badan afiliasi pemerintah yang bertugas menyelidiki kecelakaan serius yang melibatkan pesawat terbang, kereta api, dan kapal laut, memeriksa puing-puing pesawat sementara polisi juga memeriksa lokasi kecelakaan.

Read More

Dewan keselamatan melaporkan telah mengambil rekaman penerbangan dan suara pesawat Penjaga Pantai dan masih mencari rekaman pesawat JAL, yang terbang dari Bandara New Chitose di Prefektur Hokkaido.

Seorang pengawas lalu lintas udara Haneda telah mengizinkan pesawat penumpang untuk mendarat di landasan sebelum kecelakaan terjadi, dan telah memerintahkan pesawat penjaga pantai untuk menjauh dari landasan pacu.

Awak pesawat mengatakan kepada perusahaan bahwa mereka melanjutkan pendaratan setelah mengkonfirmasi dengan kontrol lalu lintas udara dan tidak ada kelainan pada pesawat selama penerbangan.

Kecelakaan itu memaksa bandara menutup semua landasan pacu selama beberapa jam pada Selasa malam, yang mengakibatkan pembatalan 226 penerbangan dari dan ke Haneda, serta berdampak pada lebih dari 40.000 penumpang.

Meskipun tiga landasan pacu dibuka kembali pada hari Rabu, sekitar 100 penerbangan diperkirakan masih dibatalkan pada hari itu, sehingga mengganggu rencana perjalanan 19.000 penumpang.

Sekitar pukul 6 sore waktu setempat pada hari Selasa, JAL Penerbangan 516, sebuah Airbus A-350, mendarat di landasan pacu C Haneda ketika penerbangan Penjaga Pantai MA-722, sebuah Bombardier Dash-8, bertabrakan dengannya, dan kedua pesawat terbakar. .

Tayangan televisi menunjukkan semburan api besar muncul dari sisi pesawat JAL saat meluncur di landasan pacu. Area sekitar sayap kemudian terbakar. Rekaman yang dilihat satu jam kemudian menunjukkan kobaran api melalap pesawat.

Lima dari enam awak kapal MA-722 dipastikan tewas, sedangkan kapten yang berhasil melarikan diri sebelumnya mengalami luka parah.

Pesawat Penjaga Pantai, milik pangkalan Bandara Haneda, sedang meluncur di landasan untuk mengangkut barang-barang bantuan untuk daerah yang terkena gempa di Prefektur Niigata setelah serangkaian gempa berkekuatan hingga 7,6 skala Richter melanda Jepang tenga,  menurut Coast Juru bicara penjaga Yoshinori Yanagishima.

Sementara itu, seluruh 367 penumpang dan 12 awak pesawat JAL berhasil menyelamatkan diri dari pesawat yang terbakar tanpa mengalami cedera yang mengancam jiwa pasca tabrakan.

Departemen Pemadam Kebakaran Tokyo mengatakan butuh lebih dari delapan jam untuk memadamkan api setelah kecelakaan itu

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *