Ketum Pelita, Ari Chandra: Saatnya Anak Muda Berkontribusi Menjadi Solusi Persoalan Bangsa!

Ingetberita.com,Jakarta- Sekelompok Pemuda yang tergabung dalam Organisasi Pemuda Pelindung Tanah Air (PELITA) berkumpul dan menggagas berbagai kegiatan yang memiliki dampak kebermanfaatan langsung bagi masyarakat.


Keresahan yang dialami berbagai lapisan masyarakat belakangan ini -terlebih lagi setelah pandemi Covid19- menjadi momentum awal bagi para pemuda yang tergabung dalam PELITA untuk dapat mencari solusi dari berbagai problematika kehidupan. Mulai dari masalah ekonomi, politik, hukum, hingga masalah kedaulatan tanah air tercinta yakni Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Dalam paparan gagasannya, Ketua Umum PELITA, Ari Chandra, menyampaikan bahwa sejatinya pemuda harus turun ke ‘lapangan perjuangan’ demi melindungi kedaulatan tanah air tercinta. Jangan hanya menjadi ‘makmum’ saja, tapi harus berani tampil aktif.


Ia menilai, kondisi bangsa saat ini, cenderung terpolarisasi oleh berbagai kepentingan yang bersifat pribadi. Alhasil, target luhur sebagaimana yang diamanahkan dalam Pembukaan UUD 1945 yang berbunyi “melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial” sudah mulai dilupakan.


Menurutnya, hal ini menjadi pekerjaan besar bersama sebagai anak bangsa. Hal ini yang kemudian menjadi landasan awal berdirinya Ormas Pemuda Pelindung Tanah Air atau PELITA.
Pelita hadir untuk dapat menjadi solusi persoalan bangsa. mengakomodir perbedaan golongan yang ada, serta menjadi harapan bagi rakyat, menuju Indonesia yang adil dan makmur,” ungkap Ari Chandra 20 Juli 2023.


Ari Chandra yakin, jika seluruh energi anak muda disatukan untuk kemudian disalurkan ke berbagai kegiatan bermanfaat, maka seluruh persoalan bangsa akan segera terselesaikan.

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *