KPU Batasi Iklan Kampanye di TV

Ingetberita.com,Jakarta- KPU membatasi iklan kampanye di media pada saat masa kampanye telah dimulai. Sekjen PSI Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran Raja Juli Antoni mengatakan pihaknya akan mematuhi aturan KPU tersebut.

“Pasti (siapin anggaran), ya pada intinya kan kita harus mengikuti aturan permainan, kalau itu merupakan keputusan KPU, ada di PKPU, atau ada di undang-undang, kita tidak pada posisi bernegosiasi dengan itu, kita harus tunduk dan patuh pada itu,” kata Raja Juli pada wartawan di DPP PSI, Jakarta Pusat, Kamis (16/11/2023).

Ia mengatakan tim kampanyenya juga banyak yang terdiri dari influencer dan konten kreator. Pihaknya saat ini sedang membagi tugas dan membahas soal pembiayaan tersebut.

“Saya coba cek lagi ya, kemarin tim medsos itu sedang rapat, menyusun tim antarpartai ini kan punya influencer, punya konten kreator, punya admin, itu lagi sudah dikumpulkan, bagi tugas, termasuk saya kira juga soal pembiayaan ngeboost, ngeads, ya itu harus sesuai dengan peraturan KPU,” ungkapnya.

KPU diketahui memfasilitasi peserta Pemilu 2024 untuk membuat iklan kampanye di media pada saat masa kampanye telah dimulai. Namun, KPU membuat batasan-batasan iklan kampanye tersebut.

Berdasarkan Keputusan KPU Nomor 1621 Tahun 2023 tentang Pedoman Teknis Pelaksanaan Kampanye Pemilihan Umum, yang dilihat Kamis (16/11), jumlah iklan kampanye yang difasilitasi oleh KPU diantaranya media cetak, media elektronik dan media online. Iklan kampanye itu difasilitasi untuk pasangan capres-cawapres dan parpol peserta Pemilu 2024.

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *