Perjalanan Sukses Tahu Jeletot Taisi, Dari Kebangkrutan Hingga Mengukir Nama dalam Dunia Kuliner

Ingetberita.com,Jakarta  – Pada akhir tahun 2011, Rosie Pakpahan menghadapi tantangan berat ketika usaha jamur gorengnya mengalami kebangkrutan setelah berjalan lebih dari satu tahun dengan baik.

Kebangkrutan tersebut tidak hanya meninggalkan beban hutang yang signifikan, tetapi juga memaksa Rosie untuk mencari solusi kreatif demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Dari sinilah, muncul ide untuk memulai bisnis menjual gorengan, karena dianggap sebagai cara paling cepat dan mudah untuk menghasilkan uang.

Rosie tertarik dengan bisnis kuliner karena kecintaannya pada makanan dan keyakinannya bahwa makanan adalah kebutuhan pokok yang tidak pernah lekang oleh waktu.

Pada tanggal 29 Februari 2012, Tahu Jeletot Taisi berdiri sebagai hasil dari keputusan Rosie untuk memulai kembali usaha kuliner, kali ini dengan menjual tahu jeletot di sekitar perumahan Depok 1.

Rosie menjelaskan keistimewaan dari Tahu Jeletot Taisi terletak pada rasa khas pedas gurih yang membuat pelanggan penasaran dan ketagihan. Dengan berbagai varian rasa dan ukuran, Tahu Jeletot Taisi berhasil mencuri perhatian pasar.

Strategi utama yang dijalankan untuk mempertahankan bisnis ini adalah memastikan kualitas bahan baku yang baik dan harga yang terjangkau, serta mengoptimalkan proses produksi dan distribusi.

“Strategi bisnis yang kami lakukan agar bertahan dalam usaha ini adalah kami memastikan bahan baku yang digunakan adalah kwalitas baik dan harga yang terjangkau. Untuk bahan baku tahu kami produksi langsung dari kacang kedele, jadi kami tidak lagi membeli tahu ke supplier. Kemudian semua proses produksi dibuat se efisien mungkin, mulai dari tenaga kerja, produkfitas sampai dengan distribusi ke outlet-outlet,” tuturnya.

Meskipun banyak suka duka yang dialami dalam menjalankan bisnis ini, Rosie dan timnya tetap gigih melangkah. Mereka telah menikmati hasil jerih payahnya dengan perjalanan ke berbagai negara, namun juga merasakan kesulitan ketika kebutuhan keuangan mendesak. Bagi mereka, persaingan sehat dalam bisnis adalah pemicu untuk terus berinovasi dan menjadi yang terbaik.

Rosie berbagi tips bagi para pebisnis yang ingin mengikuti jejaknya: fokus dan berjuang mati-matian, serta menjalankan proses dengan baik karena proses yang baik tidak akan mengkhianati hasilnya.

Rencana kedepannya termasuk ekspansi ke segmen bisnis ke bisnis (B2B) seperti industri hotel, restoran, dan kafe, sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan pendapatan.

Perjalanan Tahu Jeletot Taisi adalah cerminan dari ketekunan dan semangat pantang menyerah dalam menghadapi tantangan, serta bukti bahwa dengan kerja keras dan inovasi, kesuksesan dalam dunia bisnis kuliner dapat diraih.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *