PPP Target Kenaikan Jumlah Perolehan Kursi DPR di Jateng

Ingetberita.com, Jakarta–Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terus melakukan konsolidasi pengurus dan kader untuk menaikan perolehan kursi DPR. Untuk itu, dalam mengawali kampanyenya, jajaran PPP keliling ke daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah.

Sekjen DPP PPP Arwani Thomafi mengawali kampanye terbatas dari daerah Kebumen, Banjarnegara, dan Temanggung. Di hadapan ratusan caleg PPP, pengurus, kader dan masyarakat PPP menargetkan kenaikan kursi legislatif.

Read More

Hal tersebut diungkapkan olehnya saat konsolidasi dengan kader PPP di Kebumen, Sabtu (3/12/2023). Turut hadir dalam konsolidasi tersebut Caleg DPR Nurul Hidayah, Jafar Sodik, dan caleg DPRD Kabupaten Kebumen.

“Jawa Tengah merupakan basis PPP, sejak awal partai didirikan para ulama dan kyai, Jateng selalu menyumbang suara besar. Kami minta para caleg dan kader agar kembali menjadikan Jateng basis partai ka’bah,” ujar Arwani dalam keterangan tertulis, Minggu (3/12/2023).

Arwani mengatakan saat ini, permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah persoalan ekonomi. Kenaikan bahan pangan yang terus naik menjadi keprihatinan dan perhatian partai.

Untuk menjawab permasalahan tersebut, PPP menawarkan program harga murah dan kerja mudah.

“Kita fokus dan upayakan harga sembako terjangkau baik melalui subsidi pangan maupun tata kelola pertanian. Kita memiliki kader-kader yang ahli atasi masalah perekonomian,” ungkap Arwani.

Anggota DPR Dapil Jateng ini menegaskan tentang perluasan lapangan kerja. Saat ini, pihaknya sebagai anggota DPR melalui pengawasan dan kebijakan legislasi terus mendorong penambahan anggaran bagi generasi muda.

“PPP sangat konsen dengan peningkatan lapangan kerja baik melalui dorongan ekonomi kreatif maupun ekonomi mikro,” katanya.

Menurutnya, PPP juga sangat memperhatikan peningkatan lembaga pendidikan keagamaan di Indonesia baik madrasah maupun pondok pesantren.

“PPP sejak awal pelopor UU pesantren, dana abadi santri dan juga insentif guru madrasah dan guru ngaji. Jateng adalah pertama adanya kebijakan dana insentif guru ngaji. Kebijakan ini akan dinaikkan ke level nasional Ganjar-Mahfud,” ujarnya.

Dia pun optimistis perolehan kursi legislatif baik kabupaten, provinsi maupun pusat.

“Jawa Tengah akan tetap menjadi basis PPP. Dengan bimbingan para ulama, kyai kami yakin menang,” tutupnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *