Sidak Jelang Ramadhan, Harga Komoditas Tembus 170 Persen di Atas HET

Ingetberita.com,Jakarta – Sidak gabungan yang dilakukan oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), dan Kantor Wilayah III KPPU Bandung menemukan harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Tradisional Cihapit dan Griya Pahlawan Bandung jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Pemerintah.

Temuan ini menimbulkan kekhawatiran akan permainan harga dan penahanan pasokan oleh oknum tertentu menjelang Bulan Ramadhan.

Dari hasil sidak, harga cabai merah keriting mengalami kenaikan paling signifikan, mencapai 172,73% di atas HET. Di pasaran, cabai merah keriting dijual dengan harga Rp 150.000/kg, jauh di atas HET yang ditetapkan sebesar Rp 55.000/kg.

Harga komoditas lain seperti beras premium, gula konsumsi, dan daging ayam juga mengalami kenaikan di atas HET. Beras premium naik 21,58% menjadi Rp 16.900/kg (HET: Rp 13.900/kg), gula konsumsi naik 11,11% menjadi Rp 18.000/kg (HET: Rp 16.000/kg), dan daging ayam naik 8,84% menjadi Rp 40.000/kg (HET: Rp 36.750/kg).

Sidak juga menemukan kelangkaan gula konsumsi dan beras di kedua pasar. Pedagang di Pasar Cihapit hanya dijatah 1 karton gula premium berisi 24 kg per minggu, dan konsumen di Griya Pahlawan hanya boleh membeli 3 kg gula konsumsi per orang. Stok beras premium juga terbatas dan ada pembatasan dari pemasok.

Ketua KPPU M. Fanshurullah Asa mengingatkan pelaku usaha untuk berhati-hati dalam menentukan harga komoditas pangan. Ia menegaskan bahwa KPPU tidak segan-segan menindak pelaku usaha yang melanggar Undang-Undang No. 5 tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, termasuk jika ada potensi kartel di baliknya.

Sebelumnya, KPPU telah memutus beberapa perkara kartel terkait pangan, seperti kartel bawang putih (2013), kartel daging sapi (2016), kartel minyak goreng (2022), dan kartel daging ayam.

Pemerintah perlu mengambil langkah-langkah tegas untuk mengatasi gejolak harga dan kelangkaan komoditas pangan jelang Ramadhan. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas harga dan melindungi masyarakat dari harga yang tidak wajar.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *