Soal Gibran Bagi-bagi Susu TKN Belum Terima Surat Panggilan Bawaslu

Foto: Pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka saat menghadiri Deklarasi Capres-Cawapres di Indonesia Arena, Jakarta, Rabu (25/10/2023).
Foto: Pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka saat menghadiri Deklarasi Capres-Cawapres di Indonesia Arena, Jakarta, Rabu (25/10/2023).

Ingetberita.com,Jakarta- Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) paslon capres dan cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Habiburokhman, merespons Bawaslu Jakarta Pusat yang menyebut akan mengklarifikasi cawapres Gibran hari ini terkait dugaan pelanggaran kampanye di kawasan car free day (CFD) yang membagikan susu. TKN mengatakan hingga saat ini belum menerima surat dari Bawaslu.

“Sampai saat ini kami belum menerima surat tersebut. Kami juga belum dikonfirmasi oleh Bawaslu Jakpus soal adanya pengiriman surat tersebut,” kata Habiburokhman kepada wartawan, Selasa (2/1/2024).

Habiburokhman mengaku bingung lantaran pada 19 Desember 2023 Ketua Bawaslu RI sudah menyampaikan bahwa kasus itu bukan pelanggaran kampanye. Ia menyebut panggilan semestinya paling lama 7 hari usai kejadian.

“Kami juga bingung kalau memang benar ada pemanggilan tersebut, karena 19 Desember 2023 Ketua Bawaslu RI Sudah umumkan bahwa Bawaslu memutuskan kasus tersebut tidak memenuhi pelanggaran undang-undang Pemilu,” ujar Waketum Partai Gerindra ini.

“Dan kalau memang ada panggilan itu, berarti terjadi pelanggaran ketentuan Pasal 8 ayat (3) Perbawaslu Nomor 7 Tahun 2022 yang mengatur bahwa dugaan pelanggaran disampaikan dalam waktu paling lama tujuh hari setelah tanggal kejadian,” sambungnya.

Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Aminuddin Ma’ruf, juga menyampaikan hal yang sama. Pihaknya belum menerima surat pemanggilan dari Bawaslu Jakpus.

“Sampai hari ini surat resminya belum kami terima. Mohon kiranya kepada Bawaslu jika ada panggilan kepada peserta pemilu untuk tidak berwacana terlebih dahulu sehingga menimbulkan misinformasi,” ujar Aminuddin.

Ia menyebut hari ini Gibran masih melaksanakan tugasnya sebagai Wali Kota Solo. Ia mengatakan tak ada perwakilan dari TKN yang hadir dalam klarifikasi tersebut.

“Hari ini Mas Gibran berkegiatan seperti biasa sebagai walikota, dan tidak ada perwakilan yang hadir sampai informasi terkait panggilan tersebut jelas dan surat resminya kami terima,” imbuhnya.

Sebelumnya Bawaslu Jakarta Pusat sendiri telah memastikan pemeriksaan Gibran digelar pada 2 Januari 2024 pukul 13.00 WIB. Pemanggilan Gibran seiring dengan adanya fakta baru yang terungkap dalam pemeriksaan sejumlah pihak sebelumnya.

“Ya, betul. Ditemukan fakta baru sehingga diperlukan adanya klarifikasi,” kata Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Dan Datin Bawaslu Jakarta Pusat, Dimas Triyanto Putro saat dikonfirmasi, Senin (1/1). Dimas membenarkan ihwal agenda klarifikasi Gibran esok hari.

Gibran sebelumnya sudah buka suara mengenai rencana pemanggilan dirinya atas dugaan pelanggaran kampanye yang membagikan susu saat car free day (CFD) oleh Bawaslu Jakarta Pusat. Gibran siap mengikuti sesuai aturan.

“Ya saya ngikut saja ya. Kalau dipanggil ya dipanggil, datang,” kata Gibran di Gedung Kartini, Sragen, kemarin.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *